Digunakan untuk memohon kebijaksanaan, pengecualian, atau kelonggaran dari suatu aturan baku.
Menunjukkan kondisi mutlak tunggal: 'Kecuali jika..., kalau tidak...' atau 'Hanya jika... baru...'.
Digunakan untuk memaparkan dua alasan atau tujuan utama dalam melakukan sesuatu ('pertama..., kedua...').
'明明' menegaskan fakta yang jelas tak terbantahkan, diikuti pertanyaan retoris yang mengekspresikan keheranan atas hasil yang bertolak belakang.
Menyatakan akibat dari suatu kecerobohan atau ketidaksengajaan yang menimbulkan kecanggungan atau kekacauan.
Menunjukkan momen krusial sesaat sebelum berpisah di mana terjadi kejutan di luar dugaan ('saat hendak pergi, malah...').