Menunjukkan pemikiran atau dugaan di masa lalu yang ternyata keliru ('mengira bahwa... [padahal bukan]'). Berbeda dengan 认为 (berpendapat secara objektif).
Partikel di akhir kalimat untuk menyatakan peristiwa di masa lalu; dalam kalimat tanya digunakan untuk mengingat kembali hal yang pernah diketahui namun lupa sesaat ('...ya tadi / ...kan ya').
Frasa sisipan di awal kalimat untuk menaksir, menilai, atau mempertimbangkan dari sudut tertentu ('Kalau dipikir-pikir...', 'Kelihatannya...', 'Dihitung-hitung...'). Kata kerja umum: 说, 看, 想, 算, 论.
Adverbia berarti 'hanya / cuma' sebelum kata kerja/sifat; atau '光 + N + 就 + jumlah' yang menunjukkan bahwa satu hal itu saja jumlahnya sudah banyak.
Konjungsi di awal klausa berikutnya untuk menambahkan alasan atau penjelasan baru ('lagipula / selain itu').
Menyatakan kemungkinan yang belum pasti: 'mungkin saja / jangan-jangan / bisa jadi'.
Dua kata tanya yang sama digunakan secara berpasangan di mana klausa pertama menentukan klausa kedua ('apa yang ada ya itu yang dikatakan', 'mau ke mana ya ke situ perginya').