Frasa sisipan lisan yang berarti 'Sejujurnya kukatakan padamu...', 'Bicara apa adanya...'. Digunakan untuk mengungkapkan fakta sebenarnya atau perasaan jujur yang tadinya belum diutarakan.
Penghubung rangkuman lisan yang bermakna 'Sederhananya...', 'Singkat kata...'. Digunakan untuk menyaring penjelasan panjang menjadi kesimpulan pokok yang padat dan tegas.
Frasa konsesif lisan yang bermakna 'Bagaimanapun juga...', 'Apa pun alasannya...'. Menegaskan bahwa fakta pokok atau tanggung jawab dasar tidak dapat dibantah.
Ungkapan dialektis lisan yang berarti 'Tapi kalau dipikir-pikir lagi...', 'Di sisi lain...'. Digunakan untuk mengimbangi pernyataan sebelumnya agar tidak berat sebelah.
Dapat berfungsi sebagai kata sifat maupun kata keterangan. Sebagai kata sifat bermakna 'paling mendasar / batas minimal'; sebagai kata keterangan bermakna 'setidaknya / paling sedikit'. Lebih bercorak lisan dibanding '至少'.