Peribahasa klasik bermakna 'insan yang saling mencintai pada akhirnya akan bersatu dalam pernikahan', melukiskan perjuangan cinta sejati yang mengatasi segala rintangan.
Menyatakan ketetapan hati yang pantang mundur: 'lebih baik/rela... daripada...' atau 'sudi berkorban... demi...'.
Pelengkap derajat yang bermakna 'bertengkar hebat tanpa henti / ribut bukan main sampai tak bisa didamaikan lagi'.